Home

Our Sources

Kontak Kami

FURQON

Sukolilo Park Regency Blok C-7

Keputih Tegal Timur

Surabaya 60111

 

087-85800 2001

 

0813 3121 0602


PIN BB: 2647873c

Live Support

Foot Patch (Koyo Kaki)

Foot Patch

Foot Patch For Health

TB Maktabah Islam

Anda Butuh Buku?

Buku Sumber Ilmu

Promo GreenFit 2013

q5A7NO on Make A Gif, Animated Gifs
Promo GreenFit Harga 50 %

Promo Gold G 2013

q2xP_U on Make A Gif, Animated Gifs
Kami Melayani Pesanan Gold G

Amazing Gold G

Keistimewaan Jely Gamat

Zam Zam Amerika

Amazing Mineral On Earth

Google Analytics

Info Bagi Yang Suka Kopi.....

Apa Anda Suka Minum Kopi?
GIF animations generator gifup.com Promo Diskon Kopi Avail Dari Kami

Other Resources

 

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

 

 

ayah.JPG Perkenalkan, nama saya Furqon. Saya adalah seorang Book Advisor di PT Mizan Dian Semesta (MDS) Surabaya. MDS adalah salah satu anak perusahaan GRUP MIZAN yang bergerak di penjualan langsung (direct selling) buku-buku eksklusif. Dengan program LIFE LONG LEARNING, MDS siap membantu setiap keluarga muslim untuk menciptakan budaya belajar di rumah dan mengembangkan IQ, EQ dan SQ.

bapak-Ibu, sebelum menjelaskan program yang akan kami tawarkan, saya ingin berbagi data-data yang sudah banyak dirilis:

- Hasil penelitian PERC 2001: Kualitas pendidikan Indonesia ada di urutan 12 dari 12 negara di Asia yang diteliti.

- Hasil penelitian IEA 2000: Kemampuan membaca siswa SD, Indonesia ada di urutan 38 dari 39 negara yang diteliti (terendah diantara negara-negara ASEAN).

- Hasil penelitian UNDP 2004: Index pembangunan manusia, Indonesia ada diurutan 111 dari negara-negara yang ada di dunia ini. Jauh di bawah Malaysia yang diurutan 58, Thailand (76), bahkan Filipina (83).

Ada peringkat yang nomor satu diraih Indonesia, yaitu:
Hasil penelitian PERC 2004, Indonesia ada diurutan nomor 1 untuk ...... CORRUPTION COUNTRY alias negara paling terkorup di Asia.

 

Bapak-Ibu, apa yang akan terjadi 5-10 tahun mendatang bila kita tetap berdiam diri? Akan kian menyedihkan, bukan? Ini berarti anak-anak kita sebagai generasi penerus harus kita didik sebaik mungkin baik dari segi intelektual, moral dan tentunya spiritual.

"Hendaklah mereka takut kepada Allah jika meninggalkan generasi yang lemah di belakang mereka,..." (QS. An Nisa : 9 )

"Jika amanah itu disia-siakan, tunggulah saat kehancuran". (HR Bukhori)

"Didiklah anakmu dan baguskanlah akhlaqnya". (HR Ibnu Majah)

Apa yang sudah kita lakukan untuk anak-anak kita?

Cukupkah pendidikan di sekolah menjadi solusi?

Padahal sebagian besar waktu anak dihabiskan di rumah. Sejak lahir hingga usia 18 tahun, anak menghabiskan rata-rata 14% dari waktu hidupnya di sekolah dan 86% di rumah.

Grafik

Di sekolah, seorang guru harus mengayomi sekian banyak murid, sehingga pendidikan yang diterapkan tidak memperhatikan keragaman individu. Dengan sistem seperti ini, akan banyak potensi individu yang tidak terbangkitkan, bahkan terbungkam.

Selain itu, di sekolah, pencapaian anak diukur dengan angka-angka. Kadang-kadang angka-angka itu tidak mencerminkan pencapaian anak yang sesungguhnya. Bahkan seringkali angka-angka itu sama sekali tidak membantu anak dalam kehidupan nyata.

Jadi jelas, sekolah saja tidak cukup.

Kalau begitu, apa kegiatan anak-anak kita di rumah? Bermain playstation,   menonton TV, main petak-umpet, atau membaca buku? Jawabnya audah bisa ditebak.

Banyak survey ditayangkan media, menonton TV menjadi menu wajib kegiatan anak-anak, termasuk remaja, bahkan Ibu-Ibu dan bapak-bapak. Jadi, tidak ada kegiatan yang lebih disukai anak-anak di saat longgar selain menonton TV.

Padahal bapak-Ibu, menurut para ahli:

  • Sumber cahaya yang berpendar dari TV meletakkan belahan otak kiri dan kanan ke dalam gelombang alpha (slow wave of inactivity) yang merusak keseimbangan dan interaksi antara belahan otak kiri dan kanan.
  • Hasil besaran fisik yang dipancarkan media audio visual elektronik (medan magnet dan elektrik) masih jauh di bawah ambang yang diijinkan WHO.
  • Intensitas kebisingan televisi berpengaruh buruk terhadap memori jangka pendek, kemampuan membaca dan konsentrasi.
  • Gambar-gambar TV berubah cepat sehingga otak tidak sempat memproses image secara baik.
  • Menonton TV lebih dari 4 jam sehari menghambat perkembangan keterampilan psikomotorik, bahasa dan sosial anak (The American Academy of Pedriatics)
  • Survei Depkominfo menunjukkan program acara pendidikan di televisi hanya menempati 0,07 persen, sinetron 30,74 persen, iklan 34,74 persen, berita 15,68 persen dan film serta hiburan 16,61 persen.
  • Sejumlah riset merekomendasikan agar anak-anak di bawah usia dua tahun tidak menonton televisi sama sekali dan agar anak-anak yang lebih tua menonton televisi tidak lebih dari dua jam sehari (The American Academy of Pedriatics)

Pantas saja, kalau kemudian ada orang tua yang sangat sadar akan bahaya TV bagi anak, lalu TV yang baru dibeli itu, dibungkus lagi!! 

Bandingkan dengan berbagai keistimewaan membaca:

  • Membaca membantu meningkatkan kemampuan konsentrasi.
  • Berbeda dengan menonton yang cenderung pasif, membaca mengaktivasi kemampuan berpikir dan menganalisis.
  • Membaca menstimulasi rasa ingin tahu (kuriositas).
  • Membaca memberi peluang lebih luas untuk menstimulasi imajinasi.
  • Membaca memberi rangsangan paling kompleks bagi otak. Ada delapan aspek yang bekerja pada saat kita membaca, begitu kata Paul C Burns, Betty D Roe dan Elinor P Ross dalam bukunya "Teaching reading in today's elementary schools". Kedelapan aspek tersebut meliputi: sensori, persepsi, sekuensial, pengalaman, berpikir, belajar, asosiasi dan afeksi. Semua bekerja berbarengan saat kita membaca.

 
"Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan,..." (QS Al 'Alaq: 1)

Nah,  semua kita pasti sepakat. Sebagai pelengkap pendidikan di sekolah, rumah pun harus kita desain sebagai pusat belajar. Salah satu caranya yaitu memberikan bahan-bahan bacaan yang baik dan membatasi menonton TV. Mudah-mudahan hal ini bisa menjadi solusi untuk menciptakan generasi mendatang yang lebih baik.

Bapak Ibu, jangan pernah berpikir bahwa terlalu banyak membaca akan membuat anak menjadi overload. Atau takut otaknya "kepenuhan". Mari kita perhatikan fakta tentang otak berikut ini:

Bapak-Ibu, tahukah Anda tentang kapasitas otak manusia?

Otak

  • 100 milyar neuron
  • 1.000.000.000.000 sel glial
  • 1.000 trilyun titik sambungan sinaptik
  • 280 kuintiliun memori
  • sebanding dengan 500 ensiklopedia


Namun rata-rata baru dipakai kurang dari 1% dari potensi dan kapasitas otak.

Dari 100 milyar neuron atau sel syaraf aktif, masing-masing neuron itu memiliki hingga 20.000 koneksi. Sambungan sel saraf aktif akan mati jika tidak dirangsang. Sebaliknya, semakin banyak dirangsang, sambungan sel saraf aktif akan terus berkembang.

Otak
 
MODEL OTAK YANG TIDAK DIRANGSANG, DENGAN SEDIKIT KONEKSI YANG BERINTERAKSI
Otak
 
OTAK YANG KAYA AKAN KONEKSI, BERKAT RANGSANGAN AKTIVITAS


Sahabat, meski kegiatan membaca mempunyai manfaat yang luar biasa, tetapi bahan bacaan apa yang kita berikan tidak kalah pentingnya, dan sayangnya tidak setiap buku yang kelihatannya bagus, benar-benar bermanfaat bagi anak.
Ibarat makanan, kandungan gizi buku sangat mempengaruhi cara berpikir, bersikap dan bertindak seorang anak. Tentunya hal ini harus benar-benar diperhatikan mengingat usia-usia mereka merupakan masa paling strategis untuk membangun fondasi kepribadian, paradigma berpikir, bersikap dan bertindak.

Bapak-Ibu, kami dari MDS menghadirkan produk-produk bermutu dalam konsep "MUSLIM FAMILY LIFE LONG LEARNING PROGRAM". Konsep ini akan membantu keluarga muslim untuk menjadikan rumah sebagai pusat kegiatan belajar dengan menyediakan buku-buku bermutu sebagai sarana pembelajaran yang maksimal dan terpadu (mulai dari 0 tahun hingga dewasa).

"Utlubul Ilma minal mahdi ilal lahdi"
tuntutlah ilmu sejak dalam buaian hingga liang lahad

MDS mengemban visi dan misi untuk ikut mengembangkan potensi manusia secara terpadu, yaitu pengembangan IQ, EQ dan SQ yang diimplementasikan dalam content, performance dan pengayaan elemen produk.

Pada prinsipnya keunggulan produk-produk anak muslim MDS adalah sebagai berikut:
 

1.
Menanamkan pemahaman-pemahaman dasar yang sangat penting (kemandirian, nilai-nilai spiritual, EQ dan SQ) pada anak sejak balita.
2. Merangsang anak untuk menyukai buku dan ilmu pengetahuan.
3. Disajikan dalam kerangka tauhid (menggabungkan pengetahuan dan agama)
4. Memaksimalkan seluruh potensi kecerdasan (IQ, SQ dan EQ)
 

 

Beberapa contoh produk kami dapat dilihat di bawah ini. Silahkan klik pada nama produk untuk melihat info lebih lengkap.
Untuk melihat preview singkat, silakan di-klik juaga video YouTube di bawah ini :
Preview singkat Ensiklopedi Bocah Muslim (EBM)


Preview singkat I Love My AlQuran (ILMA)

 

 Halo Balita

HALLO BALITA

 

 ILMA

I LOVE MY ALQUR'AN

     

 NBI

NABIKU IDOLAKU

 

 EBM

ENSIKLOPEDI BOCAH MUSLIM

     

ABI

ATLAS BUDAYA ISLAM

 

ODIM

  OXFORD DUNIA ISLAM MODERN